International Literacy Day: Cara Membaca Resep dan Takaran dengan Benar

Ringkasan Singkat

International Literacy Day diperingati setiap 8 September. Pada 2026, UNESCO mengangkat tema literasi untuk manusia, bumi, dan kesejahteraan, dengan perayaan global berlangsung pada 8–9 September 2026.

Dalam kegiatan sehari-hari, literasi juga dibutuhkan di dapur. Membaca resep dengan benar berarti memahami jumlah porsi, satuan takaran, urutan langkah, tingkat panas, waktu memasak, dan catatan khusus sebelum kompor dinyalakan.

Apa Itu International Literacy Day?

International Literacy Day atau Hari Literasi Internasional diperingati setiap 8 September untuk menegaskan pentingnya literasi sebagai bagian dari hak dan kehidupan masyarakat.

Literasi tidak terbatas pada kemampuan membaca kata. Dalam praktiknya, seseorang juga perlu memahami informasi, menilai konteks, dan menerapkannya secara tepat. Di dapur, kemampuan ini terlihat ketika kita membaca resep dan mengubah instruksi tertulis menjadi proses memasak yang runtut.

Mengapa Membaca Resep Perlu Dilakukan Sampai Selesai?

Kesalahan memasak sering terjadi bukan karena resepnya terlalu sulit, melainkan karena instruksi dibaca sambil jalan.

Membaca seluruh resep sebelum mulai membantu Anda mengetahui:

  • jumlah porsi yang dihasilkan
  • bahan yang perlu dipotong atau dimarinasi lebih dahulu
  • alat dan cookware yang dibutuhkan
  • waktu persiapan dan waktu memasak
  • bahan yang dibagi untuk beberapa tahap
  • suhu atau tingkat api yang dianjurkan

Dengan begitu, Anda tidak baru menyadari di tengah proses bahwa adonan perlu didiamkan, oven harus dipanaskan, atau satu bahan ternyata digunakan dua kali.

1. Periksa Jumlah Porsi

Jumlah porsi menjadi dasar sebelum mengubah takaran.

Jika resep untuk empat porsi ingin dibuat menjadi dua porsi, sebagian besar bahan dapat dibagi dua. Namun, bumbu kuat seperti garam, cabai, kecap asin, atau bahan pengental lebih aman ditambahkan bertahap lalu dikoreksi.

Ukuran cookware juga perlu menyesuaikan. Adonan sedikit dalam cookware terlalu besar dapat lebih cepat kehilangan cairan, sedangkan bahan terlalu banyak dalam cookware kecil akan sulit diaduk.

2. Bedakan Satuan Volume dan Berat

Gram dan mililiter tidak selalu dapat ditukar dengan angka yang sama.

  • Gram (g) mengukur berat.
  • Mililiter (ml) mengukur volume.
  • Sendok teh (sdt) dan sendok makan (sdm) adalah satuan volume dapur.
  • Cup perlu mengikuti standar resep yang digunakan karena ukurannya dapat berbeda.

Air sebanyak 100 ml mendekati 100 gram, tetapi hubungan tersebut tidak otomatis berlaku untuk tepung, gula, minyak, atau bahan lain yang memiliki kepadatan berbeda.

Untuk baking atau resep yang sensitif, timbangan dapur lebih konsisten dibanding perkiraan sendok.

3. Pahami Istilah Persiapan Bahan

Perhatikan posisi tanda baca pada daftar bahan.

Contoh: “100 gram kacang, cincang” berarti kacang ditimbang dahulu, lalu dicincang. “100 gram kacang cincang” berarti bahan yang sudah dicincang ditimbang sebanyak 100 gram.

Istilah lain yang sering muncul:

  • iris tipis: dipotong menjadi lembaran tipis
  • cincang: dipotong kecil-kecil
  • geprek: ditekan hingga pecah atau pipih
  • ayak: dilewatkan melalui saringan
  • marinasi: direndam bersama bumbu selama waktu tertentu

4. Ikuti Urutan Memasukkan Bahan

Urutan dalam resep biasanya berkaitan dengan waktu matang dan pembentukan rasa.

Bawang ditumis lebih dahulu agar aromanya keluar. Protein dapat masuk sebelum sayuran cepat matang. Daun hijau sering dimasukkan menjelang akhir agar tidak terlalu lunak.

Jika semua bahan dimasukkan bersamaan, hasilnya bisa tidak merata meskipun jumlah bumbunya sudah benar.

5. Baca Petunjuk Api dan Suhu

“Api kecil”, “api sedang”, dan “api besar” bukan sekadar pelengkap kalimat.

Api kecil cocok untuk pemanasan perlahan. Api sedang umum digunakan untuk menumis atau memasak lebih terkendali. Api besar dapat membantu proses cepat, tetapi perlu pengawasan agar bahan tidak gosong dan cookware tidak dipanaskan kosong terlalu lama.

Sesuaikan juga dengan jenis kompor dan ukuran tungku karena kekuatan panas tiap dapur berbeda.

6. Kenali Tanda Kematangan, Bukan Hanya Waktu

Waktu pada resep adalah panduan. Kondisi nyata dapat berbeda karena ukuran potongan, suhu awal bahan, material cookware, dan kekuatan kompor.

Karena itu, baca juga tanda kematangan, misalnya: bawang harum dan mulai transparan, ayam tidak lagi berwarna merah muda di bagian dalam, saus melapisi spatula, sayuran empuk tetapi masih memiliki tekstur, atau adonan tidak lagi basah di bagian tengah.

7. Tandai Bahan yang Digunakan Bertahap

Beberapa resep menuliskan satu bahan untuk lebih dari satu tahap. Contohnya, mentega digunakan untuk adonan dan mengoles cookware, atau saus dibagi untuk marinasi dan finishing.

Sebelum mulai, beri tanda atau pisahkan bahan ke wadah kecil agar tidak seluruhnya terpakai pada tahap pertama.

Checklist Membaca Resep

Sebelum memasak, pastikan:

  • sudah membaca resep hingga selesai
  • jumlah porsi sesuai kebutuhan
  • semua bahan tersedia
  • satuan takaran sudah dipahami
  • bahan sudah dipersiapkan sesuai instruksi
  • cookware cukup untuk jumlah masakan
  • urutan memasukkan bahan sudah jelas
  • waktu istirahat, marinasi, atau pemanasan awal sudah diperhitungkan

Kesalahan yang Sering Terjadi

Menganggap sdm dan sdt sama

Satu sendok makan memiliki volume lebih besar daripada satu sendok teh. Kekeliruan ini dapat mengubah rasa atau tekstur secara drastis.

Mengganti bahan tanpa mempertimbangkan fungsinya

Gula, telur, tepung, dan lemak bukan hanya memberi rasa. Dalam baking, bahan tersebut juga berpengaruh pada struktur dan kelembapan.

Mengabaikan kata “dibagi”

Jika bahan bertanda “dibagi”, jangan masukkan semuanya sekaligus.

Tidak menyesuaikan cookware

Cookware terlalu penuh membuat bahan sulit diaduk, sedangkan ukuran terlalu besar dapat membuat cairan menyusut lebih cepat.

Hubungan dengan Cookware Debellin

Setelah memahami resep, pilih cookware berdasarkan teknik memasaknya. Fry pan dapat digunakan untuk bahan yang membutuhkan permukaan lebih datar, wok memberikan ruang untuk mengaduk, sementara saucepan praktis untuk saus, susu, atau porsi kecil.

Lihat kategori yang sesuai: Koleksi Fry Pan Debellin, Koleksi Wok Debellin, dan Koleksi Saucepan Debellin.

Tetap baca petunjuk penggunaan pada halaman produk karena kompatibilitas kompor, batas suhu, dan perawatan dapat berbeda antarseri.

FAQ

Kapan International Literacy Day diperingati?

International Literacy Day diperingati setiap 8 September.

Mengapa resep perlu dibaca sampai selesai?

Agar jumlah porsi, persiapan bahan, urutan langkah, waktu, dan peralatan dapat disiapkan sebelum proses memasak dimulai.

Apakah gram sama dengan mililiter?

Tidak selalu. Gram mengukur berat, sedangkan mililiter mengukur volume. Nilainya bergantung pada kepadatan bahan.

Apakah waktu memasak pada resep harus selalu sama?

Tidak selalu. Gunakan waktu sebagai panduan dan perhatikan tanda kematangan bahan.

Apa yang harus dilakukan jika ingin mengurangi porsi?

Sesuaikan takaran dan ukuran cookware. Untuk bumbu kuat, tambahkan secara bertahap lalu koreksi rasa.

Kesimpulan

International Literacy Day dapat menjadi pengingat bahwa kemampuan memahami informasi juga berguna di dapur. Baca resep hingga selesai, pahami satuan dan istilah, ikuti urutan bahan, serta perhatikan tanda kematangan. Kebiasaan sederhana ini membuat proses memasak lebih terarah dan hasilnya lebih konsisten.

Back to blog